JONGOS Bukan Petugas Partai


Kata Jongos aslinya berasal dari kata Jongens dalam Bahasa Belanda yang artinya pemuda. Entah karena terselip lidah atau apa maka kata Jongens tadi berubah menjadi Jongos. Seperti juga Holland yang berubah menjadi Walanda dan kemudian berubah baku menjadi Belanda.

Kembali kepada kata Jongos, KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) memberi arti jongos/jo·ngos/ n adalah pembantu rumah tangga (laki-laki); pelayan; bujang. Kata ‘jongos’ juga sering digunakan sebagai bahan olokan dan memang bermakna jelek di masyarakat. Namun begitu jongos tidak melulu berarti buruk apalagi jika itu berhubungan erat dengan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Seorang pemimpin negara adalah orang yang terpilih -The Special One. Maka ia terpilih sebagai sebaik-baiknya “JONGOS”, pelayan terbaik. Semakin tinggi jabatannya, MAKA SEHARUSNYA semakin baik pelayanannya, semakin hebat kualiatasnya sebagai pelayan dan pengabdi bagi masyarakatnya, bagi warganya.

Namun Inilah ironi bagi negeri ini, pemimpinnya tidak memahami perannya sendiri. Dia itu “JONGOS” TERBAIK DAN SEBENAR-BENARNYA “JONGOS” BAGI INDONESIA, bukan malahan menjadi “jongos” untuk golongannya. Dia seharusnya memberi contoh menjadi SEBENAR-BENARNYA “JONGOS” tanpa harus bermental JONGOS.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s