Arti Idul Fitri yang Sebenarnya


Pada setiap saat menjelang Idul Fithri seperti sekarang ini, seringkali kita mendengar dari iklan, artis dan bahkan para ustadz menerangkan, bahwa Idul Fitri itu maknanya -menurut persangkaan mereka- ialah “Kembali kepada Fitrah”, Artinya kita kembali kepada fitrah kita semula (suci) disebabkan telah terhapusnya dosa-dosa kita.

Tapi benarkah demikian?

Kesalahan pertama menurut lughoh/bahasa, ialah bahwa lafadz Fithru/ Ifthaar” artinya menurut bahasa: Berbuka (yakni berbuka puasa jika terkait dengan puasa). Jadi Idul Fithri artinya “Hari Raya berbuka Puasa”. Yakni kita kembali berbuka (tidak puasa lagi) setelah selama sebulan kita berpuasa. Sedangkan “Fitrah” tulisannya sebagai berikut [Fa-Tha-Ra- dan Ta marbuthoh] bukan [Fa-Tha-Ra]“.

Kesalahan kedua mereka menurut Syara’ adalah hadits-hadits yang menerangkan bahwa “Idul Fithri” itu ialah “Hari Raya Kita Kembali Berbuka Puasa.

“Dari Abi Hurairah (ia berkata) : Bahwasanya Nabi SAW telah bersabda:

الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالْأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ

“Shaum/puasa itu ialah pada hari kamu berpuasa, dan (Idul) Fithri itu ialah pada hari kamu berbuka. Dan (Idul) Adha (yakni hari raya menyembelih hewan-hewan kurban) itu ialah pada hari kamu menyembelih hewan”.

(Hadits Shahih. Dikeluarkan oleh Imam-imam: Tirmidzi No. 693, Abu Dawud No. 2324, Ibnu Majah No. 1660, Ad-Daruquthni 2/163-164 dan Baihaqy 4/252 dengan beberapa jalan dari Abi Hurarirah sebagaimana telah diterangkan semua sanadnya di kitab “Riyadlul Jannah” No. 721. Dan lafadz ini dari riwayat Imam Tirmidzi).

Dan dalam salah satu lafadz Imam Daruquthni:
“Puasa kamu ialah pada hari kamu (semuanya) berpuasa, dan (Idul) Fithri kamu ialah pada hari kamu (semuanya) berbuka”.

Dan dalam lafadz Imam Ibnu Majah:
“(Idul) Fithri itu ialah pada hari kamu berbuka, dan (Idul) Adha pada hari kamu menyembelih hewan”.

Dan dalam lafadz Imam Abu Dawud:
“Dan (Idul) Fithri kamu itu ialah pada hari kamu (semuanya) berbuka, sedangkan (Idul) Adha ialah pada hari kamu (semuanya) menyembelih hewan”.

Hadits di atas dengan beberapa lafadznya tegas-tegas menyatakan bahwa Idul Fitri ialah hari raya kita kembali berbuka puasa (tidak berpuasa lagi setelah selama sebulan berpuasa). Oleh karena itu disunnahkan makan terlebih dahulu pada pagi harinya, sebelum kita pergi ke tanah lapang ataupun masjid untuk mendirikan shalat Id. Dan agar mereka yang awam menjadi tahu bahwa Ramadhan telah selesai dan hari itu adalah hari kita berbuka bersama-sama. Itulah arti Idul Fithri yang sebenarnya!

Jadi Idul Fithri artinya bukan “kembali kepada fithrah”, karena jika demikian maka terjemahan hadits menjadi: “Al-Fithru/suci itu ialah pada hari kamu bersuci”. Tidak ada yang menterjemahkan dan memahami demikian kecuali orang-orang yang benar-benar jahil tentang dalil-dalil Sunnah dan lughoh/bahasa.

dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s