Mie Ayam Gado-gado Bonbin


Gado-gadoMie ayam ini punya tekstur mie yang berbeda dengan mie ayam pada umumnya.

Mie pada umumnya berbentuk kenyal, bulat dan memanjang dengan rasa yang hambar dan tidak beraroma, dalam arti kata kebanyakan mie itu tidak enak jika tidak dicampur dengan racikan ayam.

Jika kita hendak makan suatu masakan maka yang terpenting adalah bahan utama dari masakan itu sendiri, misalnya bakso kuah, maka yang terpenting adalah rasa bakso itu sendiri, bukan kuahnya, bukan pula bahan tambahan yang membuat bakso kuah itu pantas disebut bakso kuah. Tidak juga suasananya, warungnya, dan lain-lain hal yang tidak berhubungan langsung dengan bakso kuah, seperti makan dengan pacar, istri, teman, dsb.

Nah, kembali ke Mie Ayam Gado-gado Bonbin, bahan mienya sendiri sebenarnya sudah enak tanpa harus ditambah racikan ayam dan tongcai. Bentuknya yang gepeng dan pipih tapi tidak keriting juga membuat mie ini gampang menyerap bumbu-bumbu yang ditambahkan.

Sedangkan pangsitnya sendiri, termasuk unik. Kenapa unik? Karena sewaktu nenek dari ibu saya -yang kebetulan berdarah Tionghoa- masih hidup, setahu saya isi pangsit itu campuran dari daging ayam, udang, sagu tani, bawang putih, daun bawang, minyak wijen dan penyedap rasa. Tetapi di Mie Ayam Gado-gado Bonbin ini berisi bubuk ebi, yang gurih manis dan yang penting enak. Kalo baksonya standar saja, mungkin cuma beli di toko swalayan.

Jika tertarik mencoba, segera datang ke Jalan Cikini IV, buka hanya sampai jam 5 sore. Selain Mie Ayam, ada juga Gado-gado bumbu kacang Mede, Lontong Tjap Go Meh, Asinan, Ayam Goreng kampung, dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s