KHUTBAH TERAKHIR RASULULLAH SAW


Khutbah“Wahai manusia, dengarlah dengan seksama, karena aku tak tahu apakah aku akan dapat bersama kamu lagi, selepas tahun ini. Maka dengarlah baik-baik yang aku katakan dan sampaikanlah kepada mereka yang tak bisa hadir disini pada hari ini… Setiap manusia adalah anak Adam dan Hawa. Orang Arab tidak lebih istimewa dari orang selain Arab. Demikian pula orang kulit putih tidak lebih istimewa dibanding orang kulit hitam. Dan orang kulit hitam tidak lebih istimewa dibanding orang kulit merah; kecuali karena taqwa dan amal shalihnya.”

“Wahai manusia, sebagaimana kamu menganggap bulan ini (Dzulhijjah), hari ini dan kota ini (Makkah Al Mukaromah) suci, maka anggaplah jiwa dan harta setiap Muslim sebagai amanah suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak. Janganlah kamu menyakiti siapapun agar orang lain juga tidak menyakiti kamu. Ingatlah bahwa sesungguhnya kamu akan menemui Rabb-mu, dan Dia pasti membuat perhitungan atas segala amalan kamu.”

“Waspadalah terhadap syaitan demi keselamatan beragamamu. Syaitan telah berputus asa agar dapat menyesatkan kamu dalam perkara-perkara yang besar, maka berhati-hatilah agar kamu tidak mengikuti mereka dalam perkara-perkara yang kecil.”

“Wahai manusia, adalah benar kamu memiliki hak tertentu atas istri-istrimu, namun mereka juga memiliki hak atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan hak-hak kamu atas mereka, maka mereka juga berhak untuk dicukupi pangan dan sandangnya dalam suasana penuh kasih sayang. Layanilah istri-istrimu dengan baik dan lemah-lembutlah terhadap mereka karena sesungguhnya mereka adalah pasangan dan penolong kamu yang setia. Dan adalah hak kamu untuk tidak mengijinkan mereka berteman dengan siapapun yang kamu tidak setujui, agar mereka tidak terlibat perzinahan.”

“Wahai manusia, dengarlah dengan bersungguh-sungguh kata-kataku ini, sembahlah Allah, dirikanlah sholat lima waktu, berpuasalah di bulan Ramadhan dan tunaikan zakat dari harta kekayaanmu. Kerjakanlah ibadah Haji sekiranya kamu mampu. Ketahuilah bahwa setiap Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lainnya. Kamu semua adalah sama, tidak seorang pun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam ketaqwaan dan amal shalih.”

“Ingatlah, satu hari nanti kamu akan menghadap Allah untuk dimintai pertanggungjawaban atas segala apa yang telah kamu lakukan. Maka berhati-hatilah, jangan sekali-kali kamu keluar dari jalan kebenaran selepas kepergianku.”

“Wahai manusia, tak akan ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepas kepergianku dan tidak akan lahir agama baru. Oleh karena itu, wahai manusia, nilailah dengan benar dan fahamilah kata-kataku yang telah aku sampaikan kepada kamu. Aku tinggalkan kepada kamu dua hal, Al-Quran dan Sunnahku, yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya, niscaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya.”

“Hendaklah mereka yang mendengar ucapanku menyampaikan pula kepada yang lain; semoga mereka yang terakhir mendengar lebih memahami kata-kataku daripada mereka yang mendengar langsung dariku. Saksikanlah Ya Allah! bahwasannya telah aku sampaikan risalahMu kepada hamba-hambaMu.”

Khutbah ini disampaikan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah tahun 10 Hiriyah di Lembah Uranah, Gunung Arafah.

[Sahih Bukhari, Muwatta 46/3, Musnad]

(HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ahmad, Abu Daud, Ibnu Khuzaymah, Ibnu Hibban, dll)

Diterjemahkan dari THE LAST SERMON OF THE PROPHET MUHAMMAD (SAW) oleh Fajar Wisesa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s