Renjana


Rasanya ingin menulis renjana pada selembar hati yang hampa ini…

Pada dia yang entah ada dimana, namun hati dan ribangnya hanya untukku

Lubang hati yang belum juga terisi, tapi rindu mau datang lagi

Pena… Tuntun dan temukan sigaraning nyawaku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s