Moderen Versus Tradisional


Yusuf dan Fitri adalah sepasang kekasih. Yusuf tinggal di desa, sedang Fitri tinggal di kota. Mereka berdua saling mencintai, hingga keduanya berketetapan hati untuk mengikat janji suci dalam satu ikatan pernikahan, selain tentu saja untuk menghindari zinah.

Waktu telah ditetapkan dan semua keperluan menikah juga telah disiapkan. Sampai akhirnya mereka bertemu dengan Ustadz Abu, meminta ia untuk menjadi penghulu mereka.

Setelah memberikan sedikit wejangan dan nasihat, Ustadz Abu bertanya pada Yusuf. Katanya, “Sup… Ente pengen acaranya nanti yang moderen apa yang tradisional?” Dengan mantab Yusuf menjawab, “yang moderen dong Tadz..!”

Akhirnya disepakatilah acara pernikahan mereka berdua.

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Pada hari pernikahan yang telah ditetapkan rumah Fitri di Kota yang menjadi tempat pernikahan dilanda banjir. Karena air setinggi lutut, terpaksalah Yusuf menggulung celananya sampai sebatas lutut, agar tidak basah ketika sampai di rumah Fitri.

Alhamdulillah, akhirnya Yusuf sampai juga di tempat Fitri. Akhirnya ijab qabul pun dilaksanakan. Karena saking senangnya si Yusuf lupa menggulung celana kembali. Sebelum ijab dilaksanakan, Ustadz Abu berbisik kepada Yusuf, “Sup… Celana ente turunin dulu dah… Buruan!” Si Yusuf terkejut, lalu berbisik pada si Ustadz, “yang bener Tadz?! Diturunin nih..?” Ustadz Abu berbisik agak keras, katanya, “beneran..! Cepetan turunin! Ente mau kawin gak nih?!”

Si Yusuf yang masih kebingungan akhirnya berbicara dengan nada yang keras pada si Ustadz, “Tadz… Tadz… Entar dulu dah! Kalo begini caranya ane gak jadi dah pake yang moderen… Mendingan pake yang tradisional aja… Ane masih punya malu!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s