Tahukan Anda -Hai Perempuan?


Tahukah Anda -perempuan, penambahan nama belakang suami tak pernah diajarkan dalam Islam?

Syaikh Muhammad Mutawalli Sya`rawi dalam bukunya yang berjudul Nashaih Al Islam Lil Mar`ah Al Muslimah`menulis bahwa sebelum menikah, perempuan-perempuan Yahudi perwaliannya mengikut pada ayahnya, dan mereka tidak punya hak atas diri mereka sendiri. Namun setelah si wanita menikah maka mereka akan mengikut kepada suami mereka baik dari penamaan atas diri mereka dan juga hak-hak lainnya, ini bisa dilihat dari UU yang dibuat pada abad ke 18 di Perancis, yang intinya menyatakan: Bahwa ketika seorang perempuan mensyaratkan untuk memiliki hak independensi keuangan dari suaminya, maka syarat ini batal atau tidak sah!

Selain itu dalam Islam sebenarnya sudah diatur penambahan nama setiap laki-laki ataupun perempuan, hanya diperbolehkan menambahkan “nama ayahnya” di belakang nama dirinya dan mengharamkan menambahkan nama lelaki lain selain ayahnya di belakang namanya, meskipun nama tersebut adalah nama suaminya.

Karena dalam ajaran Islam. Nama lelaki di belakang nama seseorang berarti keturunan atau anak dari lelaki tersebut. Sehingga, tempat tersebut hanya boleh untuk tempat nama ayah kandungnya sebagai penghormatan anak terhadap orang tua kandungnya.

Dan ingatlah pesan Rasulullah SAW,

“Barang siapa yang mengaku sebagai anak kepada selain bapaknya atau menisbatkan dirinya kepada yang bukan walinya, maka baginya laknat ALLAH, malaikat, dan segenap manusia. Pada hari Kiamat nanti, ALLAH tidak akan menerima darinya ibadah yang wajib maupun yang sunnah”.

Diriwayatkan oleh Muslim.

Tidak ditemukan dalam sunnah Rasulullah SAW yang menunjukkan bahwa istri-istri beliau dinisbatkan (ditambahkan nama belakangnya) dengan namanya, bahkan ibundanya semua orang mukmin -Khadijah Bint Khuwailid Ra. yang menikah dengan manusia yang paling mulia nasabnya, tak pernah disebut Khadijah Muhammad.

Jadi Anda -perempuan, mulai sekarang banggalah pada nama Anda sendiri. Jika pada abad ke 18 Eropa masih menzalimi kaum perempuan, maka mengapa kemuliaan dan hak sempurna yang telah diberikan oleh Islam sejak awal kedatangannya 15 abad yang lalu, malah ingin dicampakkan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s