Di Surga


Sepasang suami istri yang sudah jadi kakek dan nenek -masing-masing berumur 85 tahun dan telah menikah selama 60 tahun. Meskipun mereka tidak kaya, namun mereka pandai menyisihkan uang mereka untuk keperluan tamasya. Tubuh mereka sangat sehat dan bugar karena sang istri selalu menekankan makanan yang sehat dan teratur olah raga dalam beberapa dekade tarakhir.

Suatu saat, ketika mereka sedang pergi berlibur, kesehatan yang mereka jaga selama ini, ternyata tak dapat menolong takdir mereka berdua. Pesawat yang mereka tumpangi saat bertamasya jatuh ke laut tanpa bisa diselamatkan. Akhirnya, mereka sampai di pintu surga. Sesampainya di pintu surga, satu Malaikat datang menghampiri mereka, kemudian mengantar mereka ke sebuah rumah mewah lengkap dengan hiasannya yang berlapis emas dan sutra, dapur dengan perlengkapannya yang melimpah dan kamar mandi dengan iar tejun kecil di dalamnya. Juga ada seorang pelayan yang menyiapkan baju mereka.

Mereka berdua diam terpana pada apa yang mereka saksikan, sampai keduanya tersadar ketika sang Malaikat berkata pada mereka berdua, “Selamat datang di surga. Sekarang inilah rumah kalian untuk selama-lamanya”. Si suami bertanya pada sang Malaikat tersebut berapa biaya yang harus dia keluarkan untuk semuanya. Sang Malaikat menjawa, “Tidak perlu, semuanya gratis”. Sang malaikat berkata lagi, “inilah ganjaran untuk kalian berdua di surga” Si suami kemudian melihat keluar rumahnya, di depannya ada lapangan golf yang luas hijau membentang, indahnya melebihi lapangan golf manapun yang pernah mereka lihat di dunia. “Berapa harga lapangan ini?” tanya si suami. “Ini di surga pak”, jawab sang malaikat. “Anda boleh main sepuasnya, setiap hari, gratis!” Kemudian mereka berjalan ke ruang makan, disana telah terhidang berbagai makanan lezat dan eksotis beserta hidangan penutup yang bermaca-macam jenisnya. “Cukup, jangan tanya lagi”, kata sang Malaikat. “Ini di surga, semua gratis dan silakan menikmati.”

Si Suami melihat ke sekitarnya dan melirik ke arah istrinya dengan sedikit khawatir. “OK, kalo begitu… Sekarang tolong tunjukkan pada saya dimana makanan rendah lemak dan rendah kolesterol?” dia bertanya. “Ah… ini hebatnya pak…”, kata sang Malaikat cepat. “Anda tidak perlu khawatir lagi, Anda boleh makan minum sesuka Anda tanpa perlu khawatir menjadi gemuk dan sakit! Kan, saya sudah bilang ini di surga!” Si suami yang masih penasaran bertanya lagi, “Juga gak ada gym buat ngecilin badan?” “Oooh… tidak ada, kecuali memang Anda membutuhkannya pak”, kata sang Malaikat lagi. “Gak perlu periksa tekanan darah lagi kan… atau gimana?” “Tak akan pernah ada lagi pak. Yang perlu Anda lakukan cuma nikmati semua yang ada”.

Si suami kemudian berbalik cepat ke arah istrinya sambil kemudian berkata, “kamu ini… Keterlaluan! Pake segala harus makan-makanan sehat, olah ragalah, apalah, segala tetek bengek…! Kalo tahu begini, kita seharusnya udah bisa nempatin ini dari sepuluh tahun yang lalu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s