SEHARI DI NEGERI YANG LUCU INI


Om Susi suatu ketika mengadakan Jamuan Teh rahasia dengan Ratu Inggris.

Kemudian pada suatu kesempatan dia bertanya pada Ratu (pake bahasa Inggris Jawa tentunya), “Yang Mulia, Saya ingin tanya bagaimana kira-kira caranya menjalankan Pemerintahan yang efisien? Anda punya tips bagus untuk saya?”

Well,” Kata Ratu, “Yang paling penting adalah, Anda harus mengumpulkan banyak orang Pintar di sekeliling Anda.”

Om Susi mulai suka, kemudian dia bertanya lagi, “Tapi bagaimana caranya saya mengetahui kalau mereka benar-benar Pintar, Yang Mulia?”

Ratu menyeruput teh dalam gelasnya. Kemudian dia menjawab, “Oh, itu mudah sekali Susi. Anda cuma harus meminta mereka menjawab sebuah teka-teki cerdas.”

Ratu kemudian memencet tombol intercom di ruangannya. “Tolong panggilkan Margaret Thatcher kemari, segera.”

Kemudian mantan Perdana Menteri Inggris yang terkenal sebagai Iron Lady, Margaret Thahtcher, datang menghadap, “Ya, Yang Mulia. Ada yang bisa saya bantu?”

Ratu tersenyum dan menjawab, “Answer me this please, Maggie, your mother and father have a child. It is not your brother and it is not your sister. Who is it?”

Tanpa basa-basi, Margaret Thatcher segera menjawab, “That would be me, Your Majesty.”

“Yes! Very good,” kata sang Ratu.

Setelah perjamuan teh itu Om Susi kembali ke hotel dan menanyakan “teka-teki cerdas” itu ke Paklek Bud, Wakil Presiden yang ditinggal disini untuk menggantikan Om Susi sementara waktu, dengan pertanyaan yang sama.

“Bud, Aku arep takon karo kowe yo… Kowe musti iso njawab pertanyaanku. Bapakmu karo Ibumu nduwe anak. Mung dudu kangmasmu opo adekmu sing lanang. Ugo mbakmu opo adekmu sing wadon. Ayo jawab, sopo kuwi? ”

“Sek-sek tho mas,” jawab Paklek Bud. “Enteni sedelo yo mas…”

Kemudian dia memanggil para penasehatnya dan bertanya pada mereka , tapi tak ada satupun yang bisa menjawab pertanyaannya.

Akhirnya, ketika membuka-buka album foto, matanya tertuju pada Daeng Ucu. Tanpa berlama-lama dia segera menelepon Daeng Ucu.

Paklek Bud bertanya pada Daeng Ucu, “Assalamu’alaikum Mas Daeng. Mas Daeng, kira-kira bisa nggak njawab pertanyaan saya, gampang koq? Bapak dan Ibunya Mas Daeng punya anak, tapi anak itu bukan kakaknya Mas Daeng dan juga bukan Adeknya Mas Daeng. Nah Ayo bisa njawab gak, pertanyaan saya??”

Daeng Ucu segera menjawab, “Wa’alaikum salam Mas Bud. Eee… itu gampang saja. Itu pastilah saya!”

Paklek Bud tersenyum, dan menjawab, “Betul! Terima kasih ya Mas Daeng!”

Kemudian, ia segera menelepon kembali Om Susi.

“Mas Sus, saya telah mengadakan sedikit riset kecil dan saya telah mendapat jawaban dari pertanyaan tersebut. Jawabannya… Daeng Ucu!!!” jawabnya mantab.

Om Susi terkejut kemudian berteriak kepada Paklek Bud sambil menahan amarahnya yang telah memuncak, “Woo… Ngawur kowe Bud! Sing bener Margaret Thatcher!”

DAN BEGITULAH YANG TERJADI SEKARANG DI NEGERI YANG LUCU INI.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s