Swaiso atau Li Shou/Bai Bi Yun Dong (摆 臂 运 动) Bukan Olah Raga bagi Pemalas


Suatu ketika saya membaca tentang Swaiso di sebuah blog. Judulnya kurang lebih, “Swaiso: Olah raga bagi pemalas”. Tetapi benarkah memang begitu?

Swaiso berasal dari kata Swai yang memiliki banyak arti yang berbeda-beda, artinya dapat “mengayun” atau “membuang”. Sedangkan di China, negeri asli olah raga ini dikenal sebagai Li Shou atau Bai Bi Yun Dong  (摆 臂 运 动) yang salah satu artinya kurang lebih “ayunan lengan”.

Beberapa sumber mengklaim bahwa revisionis Li Shou berasal dari Kitab I Chin Ching/Yi Jin Jing, sebuah kitab kuno yang berisikan sistem latihan tendon, yang bahkan saat ini masih dipraktekkan di China tetapi yang lain menegaskan bahwa asal-usulnya hilang seiring berjalannya waktu.

Dari sumber lain mengatakan bahwa sumber langsung dari Swaiso adalah “Ekkin-gyo” (Ekkin Sutra Bodhidharma – pendiri Zen). Ada kepercayaan bahwa Bodhidharma datang dari India. Awalnya Bodhidharma mempelajari Buddhisme, namun di China sendiri agama dikenal sebagai “Do-kyo” (Taoisme) dan Do-ke (Tao). Tradisi ini dibawa ke Jepang, menyebar disana dan diubah. Tradisi Do-kya (Taoisme) menjadi Mikkyo (esoteris agama Buddha) dan Do-ke menjadi Zen. Sekte Zen adalah kepercayaan yang dibawa oleh Bodhidharma setelah sembilan tahun duduk menghadap dinding (semacam meditasi). Bodhidharma memberi perhatian lebih pada cara penyebaran ajaran Buddha. Lalu menggabungkan Buddhisme dengan Tao, meskipun dalam penerapannya lebih mengarah pada metode Tao. Metodenya dipengaruhi oleh yoga India yang juga dikenal sebagai Ekkin-gyo. Ekkin-Gyo adalah metode praktek yang berasal dari ‘cara’ Tao, Ekkin berarti “mengubah otot”. yang menyegarkan dan meremajakan otot-otot tubuh. Meskipun “Ekkin-gyo” disebut sebagai Sutra (dalam Bahasa Sanseskerta), dalam konteks ini, berarti buku yang berisi ajaran tentang hal itu. Dalam istilah modern dapat disebut “Metode Kesehatan Ekkin “.

Kita sudahi sejarah tentang Swaiso, kita beralih bagaimana cara melakukannya? Pertama-tama, kita harus faham beberapa hal tentang Swaiso.

Kita akan membicarakan sebuah olah raga yang sangat simpel namun ajaib dan dalam tingkatan tertentu dapat benar-benar menyembuhkan mulai dari ”kanker sampai dengan konstipasi” dan berbagai macam penyakit yang muncul dan berkembang pada saat ini. Olah raga ini hanya membutuhkan posisi berdiri yang tegap di atas lantai dan ayunan lengan yang ringan, mulai dari 250 kali sampai 3.000 kali bahkan sampai dengan 5.000 kali. Sebelum kita maju lebih jauh lagi, kita harus mengetahui apa arti Qi/Ki (Tenaga/Energi) dan Shi/Ketsu (Darah).

Qi dalam bahasai China atau Ki dalam bahasa Jepang digunakan untuk mewakili panas tubuh yang dibutuhkan bagi otak, jantung, peredaran darah, pencernaan, organ reproduksi, dll. dan juga untuk memenuhi lingkungan eksternal yaitu, panas dan dingin, dll. Hal ini dapat dipahami sebagai ENERGI VITAL atau PRANA dalam sistem ini merupakan bagian tak terpisahkan dari keberadaan kita dan telah menjadi satu kesatuan dengan darah.

Shi dalam bahasa China atau Ketsu dalam bahasa Jepang digunakan untuk mewakili sistem sirkulasi darah lengkap. Tujuan dari teknik Tao adalah menjaga keharmonisan antara Qi/Ki dan Shi/Ketsu untuk menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan. Swaiso adalah teknik untuk mencapai tujuan itu. Swaiso memungkinkan Qi/Ki mengalir normal dalam tubuh untuk mendorong arus sirkulasi, dan menciptakan kondisi alami dalam tubuh.

Qi/Ki sering digambarkan sebagai tenaga PANAS dalam tubuh manusia. Tubuh manusia dapat dikomparasikan dengan sebuah mesin mobil. Bahan bakar menguap dan menghasilkan tenaga panas kimiawi yang kemudian diubah menjadi tenaga panas mekanik. Karena gesekan sebagian energi tetap menjadi tenaga panas dalam mekanisme tersebut.

Fisiologi manusia yang unik bahkan lebih rumit dibandingkan proses mekanisme dari sebuah mesin mobil. Jantung, otak, paru-paru, sirkulasi darah, bereaksi terhadap lingkungan luar dan mengkonsumsi sejumlah kalori. Tenaga Panas ini berasal dari makanan yang dikonsumsi kemudian dicerna dan berasimilasi serta mengalami proses perubahan kimia tertentu seperti halnya bahan bakar dalam mesin.

Proses ini menggabungkan molekul oksigen dan glukosa yang telah diserap dari makanan ke dalam darah menjadi tenaga panas. Dengan demikian, Qi/Ki tidak terpisah dari Shi/Ketsu (Darah –darah yang dimaksud disini bukan tetesan darah secara terpisah namun lebih kepada proses dinamis yang berhubungan dengan aktifitas darah dan termasuk proses psikologis di dalamnya).

DARAH menghantarkan ENERGI

ENERGI menghantarkan DARAH

Jadi, “Qi/Ki-Shi/Ketsu” mentransfer oksigen yang dihirup oleh paru-paru serta gizi yang diserap dari sistem pencernaan ke setiap dan semua sel di seluruh tubuh dan memungkinkan terjadinya oksidasi dan menghasilkan tenaga panas, dan pada saat yang sama menghilangkan “Qi/Ki Jahat” atau energi negatif yaitu zat-zat berbahaya yang terjadi saat sirkulasi Qi/Ki-Shi/Ketsu yang terhambat -dalam pengobatan China dikenal sebagai “timbulnya beratus-ratus macam penyakit”.

Swaiso adalah metode untuk menerapkan Qi/Ki-Shi/Ketsu pada “setiap sel dan saraf dari empat ujung jari kita” untuk terbebas dari berbagai macam penyakit dan menjaga kesehatan yang selalu memancar.

Tujuan Swaiso adalah untuk mencegah “Qi/Ki” dari terperangkap dan tersisa di tubuh sebagai KETEGANGAN atau PENYEMPITAN. Dengan demikian kesadaran yang jernih akan muncul dan dengan pola pikir yang jelas dan natural diharapkan pandangan yang realistis tentang kehidupan juga dapat muncul, ketegangan hilang dan masa depan dapat dilihat dengan keriangan, inilah metode untuk penyembuhan serta juga kesehatan.

Swaiso dapat dilakukan tanpa bimbingan khusus dari seorang ahli dan setiap orang dapat melakukannya dengan benar. Sangat mudah, hanya perlu sedikit usaha, bahkan bagi mereka yang biasanya enggan untuk melakukan olah raga.

Swaiso juga sangat efektif untuk Stress Management dan membantu dalam mengatasi masalah stres termasuk di dalamnya depresi, kecemasan dan masalah hubungan inter personal. Melakukan Swaiso menjadi sangat relevan pada masa kini karena sebagian besar orang menjalani hidup penuh dengan tekanan dan menderita berbagai masalah kesehatan karena pekerjaan dan gaya hidup mereka (pekerjaan yang monoton, tipikal pekerja kerah putih). Swaiso juga meningkatkan konsentrasi, memori, daya kreativitas, intuisi dan kinerja. Swaiso sangat efektif untuk menyingkirkan dari emosi negatif, sikap dan kebiasaan yang tidak bermanfaat.

Swaiso membawa harmoni dalam pola pernafasan (saat menghirup dan menghela nafas keluar). Ketika ayunan lengan Anda berirama maka nafas Anda juga menjadi berirama, proses yang diperlukan untuk relaksasi, kesehatan dan kesejahteraan hati. Selanjutnya, bagaimana teknik pernafasan dalam Swaiso? Pada Swaiso pernafasan terbagi atas tiga bagian, yaitu: menghirup napas, jeda, dan menghembuskan nafas. Jika diibaratkan segitiga, segitiga ini adalah segitiga sama sisi seperti terlihat pada gambar di bawah:

Sisi A adalah saat menghirup nafas. Sisi B adalah jeda, yaitu menyimpan napas di Seika-Tanden. Sisi C adalah saat menghela nafas kembali.

Semua bagian tersebut memerlukan waktu yang sama, yang lamanya dapat Anda tentukan sendiri. Jika sekali rotasi pernafasan memakan waktu 12 detik, masing-masing sisi memakan waktu 4 detik yaitu menghirup 4 detik, jeda 4 detik, menghela 4 detik. Apabila seseorang hanya mampu melakukannya 9 detik, berarti masing-masing sisi hanya memakan waktu 3 detik. Tidak ada standar lamanya waktu karena tergantung kemampuan masing-masing individu yang melakukannya. Umumnya, pada awal latihan, tenggang waktu menghirup, menahan, dan menghela nafas cukup berpedoman pada segitiga ini. Yang perlu digarisbawahi adalah menghirup udara harus dilakukan secara perlahan-lahan dan panjang sampai hidung tak mampu menghirup nafas lagi -tidak boleh tergesa-gesa atau terputus-putus. Bagi penyandang sinusitis, nafas dapat dihela kembali melalui mulut, bukan melalui hidung. Saat mulai menghirup nafas, tariklah dalam-dalam dan lembut, gunakan daya imajinasi. Bayangkanlah mengambil dari suatu titik yang jauhnya tidak terhingga. Lihat udara itu datang perlahan-lahan menghampiri dari semesta alam. Saat menghirupnya, rasakanlah udara segar itu memasuki tubuh dengan sejuk. Rasakan pula “irama musik” yang terdapat dalam tubuh, seperti irama denyut jantung, denyut nadi, dan darah yang mengalir ke seluruh tubuh. Rasakanlah ketenangan dan keheningan itu. Hela nafas ke udara secara perlahan-lahan, yang tentu penuh dengan sisa muatan CO2. Bayangkan membuangnya ke tempat yang sangat jauh.

Saat Anda terus mengayunkan lengan Anda pada kecepatan tertentu, nafas menjadi berirama dan membawa perasaan bahwa Anda telah membuang seluruh energi negatif yang ada pada setiap ayunan lengan (saat telapak tangan begerak jauh ke belakang). Sebuah tahap baru muncul dimana saat pikiran Anda telah mencapai Pikiran Bawah Sadar Anda yang sangat kuat dan mampu menjalankan perintah-perintah yang diterimanya. Sekarang kekuatan pikiran bawah sadar Anda mulai bekerja untuk membantu Anda, menyingkirkan dari semua yang Anda telah putuskan untuk membuangnya.

Ketika Anda melakukan Swaiso berarti Anda telah mengaktifkan Chakra. Anus harus dikontraksikan (digerakkan) seperti dalam olah Ashwani Mudra pada yoga dan juga memfokuskan tubuh pada Seika-Tanden (Navak Chakra) –letaknya dibawah pusat/pusar, oleh karena itu, prana (Qi/Ki) akan bergerak ke atas melalui chakra dan menyeimbangkan aliran energi dalam chakra, yang akan membawa perubahan fisiologis dan psikologis untuk mencapai keadaan seimbang pada tubuh. Selain itu Swaiso juga dianggap sebagai Meditasi Dinamis dan Anda akan mendapatkan semua manfaat meditasi.

Hal-hal penting yang harus diingat dalam melakukan Swaiso adalah proses pentransformasian dari

Bagian Tubuh Atas -Penuh, Bagian Tubuh Bawah -Kosong      menjadi

Bagian Tubuh Atas -Kosong, Bagian Tubuh Bawah -Penuh

Maksud dari kata-kata di atas adalah, Kita –dalam hidup keseharian selalu memfokuskan atau menempatkan seluruh energi pada bagian atas tubuh seperti, bagian kepala, terutama otak, organ reproduksi, organ pencernaan dan peredaran darah, terutama jantung. Sehingga sering kali kita mengalami kelelahan dan terserang berbagai macam penyakit karena meningkatnya energi negatif (Kita sebut ini sebagai bagian tubuh atas yang PENUH). Sedangkan bagian tubuh bawah seperti, kaki, betis, paha dan bokong seringkali jarang kita fokuskan energi pada bagian-bagian tersebut (Kita sebut ini sebagai bagian tubuh bawah yang KOSONG).

MELAKUKAN SWAISO

Ikuti prosedur yang diberikan di bawah ini ketika Anda mengayunkan lengan:

  1. Berdiri tegap di tanah dengan telanjang kaki dan tubuh bagian atas tegap lurus. Rentangkan kaki selebar bahu, sementara jari-jari kaki Anda posisikan seperti mencengkeram bumi, terutama bagian jempol kaki.
  2. Mulai ayunkan kedua lengan ke belakang dan ke depan bersamaan, berikan sedikit tenaga ketika mengayunkan lengan ke arah belakang yang memungkinkan lengan untuk maju ke depan dengan tenaga inersia dari gerakan tersebut. Jaga siku agar tetap lurus, sedangkan jari-jari rapat dan telapak tangan menghadap ke bawah. Mata harus difokuskan lurus ke depan. Biarkan pikiran untuk tetap kosong dan perlahan mulai menghitung jumlah ayunan.
  3. Mulailah sesi pertama dengan mengayunkan dua atau tiga ratus kali kemudian ditingkatkan secara berkala. Untuk penyembuhan direkomendasikan 3.000-5.000 ayunan lengan. Untuk memulai Anda dapat melakukannya dengan minimal empat ratus ayunan dan ini hanya akan mengambil waktu Anda sekitar sepuluh menit saja. Jika Anda melakukan sekitar 1.000 kali ayunan atau lebih Anda benar-benar dapat merasakan efeknya dan keringanan dalam tubuh.

Saat melakukan Swaiso, hal-hal berikut ini harus diingat:

  1. Memfokuskan tubuh menjadi dua bagian, bagian atas dan bagian bawah. Bagian tubuh atas adalah di atas pinggang sampai ke atas kepala termasuk lengan. Sementara mengayunkan lengan ke arah belakang dan ke depan, bagian tubuh bawah ditegangkan sedang bagian tubuh atas tetap santai. Bagian tubuh bawah adalah bagian pinggang, pantat ke bawah sampai dengan tumit.
  2. Bagian tubuh atas sepenuhnya rileks. Usahakan bahu jangan tegang dan ayun lengan secara alami.
  3. Rasakan tarikan gravitasi di bagian bawah tubuh, dan pada saat yang sama kendurkan tubuh bagian atas, berdiri dengan telapak kaki menempel tanah/lantai dan rasakan tarikan yang kuat di bawahnya. Bertelanjang kaki lebih baik.
  4. Biarkan pikiran Anda untuk tenang. Jangan biarkan pikiran mengembara. Jaga pikiran dan mental Anda untuk tetap menghitung jumlah ayunan.
  5. Jaga punggung tetap lurus.
  6. Jaga lengan agar rileks.
  7. Cobalah untuk menggerakkan anus.
  8. Fokus Anda harus tetap pada “Seika-Tanden” (Seika-Tanden terletak sekitar 3 inchi atau8 cm dibawah pusar).
  9. Biarkan tumit tetap di tanah/lantai seolah-olah tumit Anda layaknya batu-batu yang berat dan ingat untuk selalu mencengkram tanah seolah-olah jari-jari kaki menggali ke dalamnya.
  10. Saat Anda mengayunkan lengan jaga agar telapak tangan Anda tetap menghadap ke bawah, sedangkan pandangan jauh ke depan.
  11. Sewaktu Anda mengayunkan lengan dapat dengan menggunakan tenaga ataupun dengan ayunan ringan, namun dalam kedua hal tersebut, proporsi kekuatan di tangan dan kaki harus selalu tetap 3 berbanding 7. Jadi, ketika Anda menggunakan kekuatan pada lengan, Anda juga harus menyeimbangkannya dengan kekuatan (energi) pada kaki. Inilah arti dari “bagian tubuh atas 3 dan bagian bawah tubuh 7”. Juga penting untuk diingat bahwa jika kaki dalam keadaan santai keseimbangan akan tetap “bagian tubuh atas -penuh, dan bagian bawah tubuh -kosong” dan Swaiso menjadi tidak ada gunanya, karena itu sambil mengayunkan lengan, jaga agar bagian tubuh bawah (pantat, paha, lutut, otot betis dan kaki) tetap keras dan tegang, dengan begitu setelah melakukan sejumlah ayunan yang Anda kehendaki dapat tercapai apa yang disebut dengan ” bagian tubuh atas -kosong, dan bagian bawah tubuh -penuh”.
  12. Perlu diingat! Dalam berlatih Swaiso ada baiknya untuk sesekali mengubah arah berdiri Anda. Pertama, lebih baik untuk mulai mengayunkan lengan dengan menghadap ke arah timur, lakukan misalnya 100 ayunan kemudian pindah ke selatan dan melakukan 100 ayunan, lalu ke barat melakukan 100 ayunan dan akhirnya ke utara 100 ayunan juga, sehingga sekali putaran tercapai 400 ayunan. Demikian pula saat melakukan ayunan sebayak 250 kali ke setiap arah sehingga mencapai total 1.000 ayunan. Dengan demikian, Anda menerima energi-energi kosmis melalui telapak tangan (palm chakra) yang berasal dari empat arah mata angin yaitu Timur (melambangkan perdamaian), Selatan (melambangkan perlindungan), Barat (melambangkan pemenuhan/terkabul) dan Utara (melambangkan kemakmuran).

REAKSI DALAM TUBUH

  1. Ketika Anda berlatih Swaiso banyak perubahan terjadi dalam tubuh. Misalnya, ada peningkatan jumlah lendir, keringat, suhu dan kantuk. Reaksi ini menunjukkan Swaiso telah merangsang sirkulasi “Qi/Ki” dan bahwa “Energi Negatif” dengan cepat meninggalkan tubuh. Dengan demikian penyakit dapat diatasi dan membuat tubuh menjadi kuat dan sehat.
  2. Hasil Swaiso yang nyata adalah bahwa rasa sesak dan perasaan berat di dada akan segera hilang. Anda akan merasa lega. Kaki menjadi hangat sebagai tanda bahwa darah mulai beredar dan telah mencapai jari-jari kaki dan ujung jari. Ini adalah bukti bahwa “Qi/Ki” bergerak lancar di seluruh tubuh.
  3. Swaiso memiliki efek penyembuhan karena arus “energi vital” telah normal dan sirkulasi darah menjadi teratur. Dokter di China menyebutnya efek “Qi/Ki-Shi/Ketsu“. Ketika “Qi/Ki-Shi/Ketsu” mandeg, hal itu berpengaruh buruk, dan kualitasnya berubah dan banyak penyakit terjadi dalam kondisi tersebut. Namun jika “ Qi/Ki-Shi/Ketsu” mengalir dengan baik, berbagai penyakit akan segera hilang. Menurut prinsip ini,  Swaiso adalah latihan yang sangat mendasar yang membuat “Qi/Ki-Shi/Ketsu” berjalan dan meningkatkan keadaaan tubuh. Ini adalah efek terbesar dari Swaiso sebagai teknik mencapai kesehatan dan untuk alasan inilah Swaiso disetujui sebagai yang cara paling unggul dalam pengobatan rakyat Tiongkok.
  4. Penyakit di mana nadi berdenyut cepat disebabkan karena “Shi/Ketsu” (darah) tidak dapat mengatur “Qi/Ki” membawa ketidakseimbangan antara keduanya (“Qi/Ki-Shi/Ketsu“) sehingga “Qi/Ki” tidak dapat berfungsi secara normal. Penyakit ekstrem yang lain adalah ketika nadi berdenyut terlalu lambat sebagai akibat dari gangguan dalam sirkulasi darah menyebabkan kekurangan “Shi/Ketsu“. Ketika Anda menggerakkan lengan dalam latihan Swaiso, punggung, dada, dan otot perut akang meregang, dengan cara ini penyumbatan peredaran darah dapat dipilihkan, nadi berdenyut teratur dan aliran daerah pertengahan –meridian, dapat ditingkatkan.

KEUNTUNGAN DARI SWAISO

Masao Hayashima Penulis Buku, SWAISO: A NEW TAOIST EXERCISE  telah mengatakan dalam bukunya bahwa berikut ini adalah referensi dari berbagai jenis penyakit yang dapat disembuhkan dengan ber-Swaiso. Berbagai jenis penyakit mulai dari kanker, tekanan darah tinggi dan rendah, sirosis hati ini, arthritis, neurosis, berbagai penyakit sistem pencernaan, penyakit jantung, sampai dengan penyakit ginjal. Berikut beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan Swaiso:

KANKER

Masao Hayashima menyebutkan banyak studi kasus dari orang yang menderita kanker paru-paru, kanker kerongkongan, kanker getah bening, Hemiplegia, dll.

  • Tumor terbentuk karena “Qi/Ki-Shi/Ketsu“ telah berhenti mengalir dan meridian menyempit. Ketika sirkulasi darah melambat, perubahan terjadi pada, lendir darah, getah bening, empedu, dll.
  • Denyut nadi melemah dan jumlah kalori dalam sistem tidak cukup. Kekuatan mengeliminasi kehilangan kekuatan dan proses eliminasi terganggu.
  • Dengan melakukan Swaiso nafsu makan, meningkat dan darah segar mulai mengalir. Dengan menggerakkan otot-otot di bahu, rasa berat dan kekakuan menghilang. Gerakan naik dan turun dari diafragma menjadi lebih aktif dan menciptakan “Do-Ki” (Qi/Ki aktif) antara perut dan usus. Do-ki di antara ginjal memiliki efek menenangkan. Dan ketika memasuki darah hal itu menghasilkan kalori. Hal ini juga membantu untuk mempertahankan dan meningkatkan “Qi/Ki-Shi/Ketsu“ dan membantu fungsi metabolisme.

SIROSIS

Masao Hayashima menyebutkan, banyak kasus sirosis dapat disembuhkan, Namun harus diingat, jika infeksi telah parah dan perut mulai membengkak, maka hal itu sudah terlambat dan ber-Swaiso-pun tidak akan membantu.

PENYAKIT MATA

Swaiso meningkatkan penglihatan dan juga mengobati katarak dan penyakit mata lainnya.

PENYAKIT GINJAL

Swaiso juga efektif untuk mengobati penyakit ginjal serta penyakit hati karena kedua hal tersebut berhubungan dengan “Qi/Ki-Shi/Ketsu“.

PENYAKIT HATI

Swaiso meningkatkan Sistem Kardiovaskular dan membantu dalam penyakit jantung. Seseorang dengan liver yang lemah akan merasakan rmanfaat untuk menggabungkan Swaiso dengan pengobatan lain. Masao Hayashima juga melaporkan bahwa dari pengalaman pribadinya Swaiso ini cukup efektif untuk mengobati neurosis, tekanan darah tinggi dan rendah, diabetes, arthrites dan telah banyak orang disembuhkan dengan Swaiso.

PSIKIATRI

Maosao Hayashima juga telah melaporkan sukses mengobati orang yang menderita neurosis dan psikosis.

MASALAH NAPAS & ASMA

R.K. Dham di Institut Kesehatan & Kosmik Harmony Bangalore telah melaporkan bahwa banyak orang dengan masalah asma telah mendapatkan manfaat yang baik setelah secara teratur berlatih Swaiso.

KESIMPULAN

Dari uraian di atas, dapat dilihat Swaiso tidak dapat dikatakan sebagai Olah raga bagi PEMALAS! Melainkan olah raga bagi mereka yang terbatas waktu, kesempatan dan tempat. Olah raga ini memang tidak perlu bimbingan seorang Master/Ahli tapi menuntut konsentrasi dan disiplin yang tinggi dan pengetahuan yang cukup untuk melakukannya. Sehingga apa yang dilakukan tidak menjadi sia-sia.

Harap meluangkan 5 sampai 20 menit dalam satu sesi atau lebih dalam sehari dan nikmati kesehatan yang selalu memancar dari dalam diri Anda.

Ingat selalu prinsip “bagian tubuh atas 3 dan bagian bawah tubuh 7” yaitu, bagian bawah diperkuat dan bagian atas tetap rileks selama latihan untuk mencapai yang terbaik dari harmonisasi “Qi/Ki-Shi/Ketsu“ untuk mencapai hasil terbaik yang diinginkan.

Sumber: Dari berbagai sumber

Disarikan kembali oleh Fajar Wisesa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s