Mentog


Saat mata tak melihat wajahnya, hati merana

Saat telinga tak mendengar suaranya, hati gelisah

Saat hidung tak mampu mencium wangi tubuhnya, hati merindu

Saat jemari ini tak dapat menggenggam jemarinya, hati menangis

Saat bibir ini tak henti menyebut namanya, hati bergetar

Saat nafas ini dipenuhi dirinya, hatipun sesak

Jika hati ini tak bermuara pada dirinya, biarlah kusimpan sampai sisa waktuku..

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s