Dejavu


Lama kutinggal buku merah catatan hidup
Tergeletak, lusuh tercampur debu
Terserak, warnanya kian memudar

Disitu tinggal kisah-kisah dari setiap kenangan tentang cinta
Saat terjatuh, yang tertinggal sampai kata yang tak terucap
Waktu yang tersia-sia, mengharap pada mereka yang pernah datang
tapi tak pernah hadir dalam hidup
Mungkin hidup jadi lebih berarti jika saja mereka pernah hadir

Hari ini kubuka lagi buku itu,
kuharap tak perlu lagi kutulis tentang kisah sama yang terus berulang
Mungkin akan kutaruh dalam catatan kaki, biar halaman baru ini tetap bersih
Sambil kutunggu seseorang yang sudi hadir

Sementara biar buku ini tergeletak disini, lusuh tercampur debu
Terserak, warnanya terus memudar
Aku tak mau lagi menulis kisah-kisah yang lalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s