Aku Anak Sehat


Selamat buat temen-temen gua yang istrinya bakal  lahiran minggu-minggu ini . Kalo ngomongin anak bayi, gw jadi inget lagu di Panggung Boneka Si Unyil, “Aku Anak Sehat”. Sekarang kita nyanyi bareng-bareng dan seperti biasa, liriknya udah gw siapin tapi sedihnya gw ga tau siapa yang ngarang. Ayo nyanyi…

Aku Anak Sehat
lirik oleh: NN

Aku anak sehat
Tubuhku kuat
Karena ibuku
Rajin dan cermat

Semasa aku bayi
Selalu di beri asi
Makanan bergizi
Dan imunisasi

Berat badanku ditimbang selalu
Pos Yandu menunggu setiap waktu

Bila aku diare
Ibu selalu waspada
Pertolongan oralit
Selalu siap sedia

PS.

Sebagai produk negara (Unyil diproduksi oleh PPFN – Pusat Produksi Film Negara) di jaman Orde Baru, Si Unyil tak lepas dari berbagai misi. Sedemikian kuatnya misi pemerintah bahkan beberapa episode memilih program pemerintah sebagai judul. ABRI Masuk Desa, Operasi Bersih, Buta Aksara, Hardiknas, Cinta Lingkungan, Buta Senja adalah segelintir dari program pemerintah yang diseret masuk ke dalam serial si Unyil dan menjadi judul episode. Dan karenanya pula, beragam jargon seumpama Aku Anak Sehat, Gotong Royong, Kerja Bakti, Toleransi dan Tenggang Rasa, menjadi jargon yang kerap berlalu lalang dalam percakapan. Apa boleh buat. Inilah produk Orde Baru.

Meski terlalu kerap bertabur misi, pada banyak episode Unyil tetap tampil cemerlang, menggelitik, membumi, kaya karakter yang akhirnya menjadi hit nasional. Beragam istilah semisal hayyaaa (Engkong), ceppek dulu dong, hajar Bleh! (Pak Ogah), jak rujak (Bu Bariah), memble (Pak Ableh), ngantor di poskamling, proyek (Pak Ableh dan Pak Ogah), Air kendi (Pak Raden, suguhan untuk anak-anak yang bertamu ke rumah Pak Raden mengingat Pak Raden terlampau pelit), encok kumat (Pak Raden, jurus menghindar kerja bakti), di mmannaa annakkuuh…di mmaannaa istrikuuh (Orang gila).

Terkhusus untuk Pak Ogah, Pak Raden dan Bu Bariah, bahkan mereka lantas hidup dalam wujud manusia, merajalela di acara Panggung Hiburan Anak-Anak, dan akhirnya menjadi tokoh penghibur sekaligus pelawak. Sementara Unyil sendiri tak mampu meraih sukses yang sama dengan kompatriot-kompatriotnya…

Dalam kehidupan sehari-hari, Unyil demikian mendarah daging di masa kecil saya. Beberapa kawan masa kecil saya harus rela dinisbatkan dengan nama tokoh dalam si Unyil. Mereka yang botak harus pasrah dipanggil Cuplis, yang cengeng digelar Kinoi (sepupu Unyil), dan orang dewasa yang berkumis lebat diberi julukan Pak Raden, dan perempuan yang ekstra bawel diberi judul Bibi Cerewet.

Unyil pun kerap tampil musikal. Jika masih ingat, Unyil dan kawan-kawan punya band bernama Band Dekil (bayangkan, sebuah desa dengan band lengkap untuk anak-anak SD!). Setiap perayaan (17 agustus atau Sumpah Pemuda), band Dekil kerap tampil di hadapan Pak Lurah, Ibu guru, dan petinggi-petinggi desa lainnya. Lagu hit Aku Anak Sehat bahkan sukses akibat dukungan Unyil dan kawan-kawan.

Sumber: 80-an

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s