Obat Batuk


Seorang Apoteker baru sampai di apotiknya yang cukup bagus ketika ia melihat seorang bapak yang berpeluh (keringat) deras memeluk erat kolom (tiang) di tengah ruang tunggu.

“Joko, kenapa tuh si bapak?”, tanya ia pada pegawainya yang bernama Joko. “Tadi bapak itu minta obat batuk sirup… tapi kebetulan stock kita abis pak… Terus saya tawarin obat batuk tablet, tapi dianya gak mau… Maunya tetep obat syrup… Karena gak ada.. Ya saya kasih aja obat sirup laxative (pencahar)… Terus saya bilang sama si bapak.. tapi minumnya harus langsung diabisin 1 botol sekaligus…”, terangnya panjang lebar. “Ah, konyol kamu… Ngaco!! Mana bisa begitu!? Obat pencahar mana bisa ngobatin sakit batuk? Belajar dari mana kamu?”, sergah si Apoteker dengan nada marah. “Tapi itu bisa pak..”, jawab si Joko sambil ngeyel. “Mana buktinya!?”, tanya si Apoteker lagi yang tampaknya mulai geram pada si Joko. Kata Joko,”Lah liat itu… emangnya si bapak dari tadi ngapain? Buktinya dia gak berani batuk dari tadi…”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s