Menikahlah denganku di 31 Desember


Iseng-iseng baca buku Strategic Corporate Tax Planning -bukunya Prof. Karayan, jadi inget ada teman yang mau nikah. Dalam salah satu bab buku itu, tujuan dari tax planning bukanlah meminimalisir pajak yang harus dibayar, itu hanya salah satu tujuan utama dari tax planning, tapi yang lebih penting lagi adalah menyeimbangkan antara keuntungan dan resiko serta biaya dalam bisnis yang kita geluti, arti lainnya adalah bagaimana mengoptimalkan pajak untuk mengambil keputusan bisnis dan hasil yang lebih baik.

Terus apa hubungannya pajak dengan dengan siapa yang akan menikah? Mungkin kalo disini kata pajak cuma berhubungan dengan restitusi, SSP, keberatan atau banding atau apalah yang menyangkut tetek bengek urusan pajak. Tapi pernahkah kita berpikir bahwa keputusan untuk menikah juga bisa berhubungan erat dengan tax planning? Misalnya si Mas sama si Mbak masing-masing memiliki pendapatan masing-masing Rp. 32.500.000 setahun. Bila mereka tetap men-jomblo maka PTKP pertahun masing-masing sebesar Rp. 15.840.000,-. Tapi jika menikah mulai awal tahun maka tidak ada nilai tambahnya karena PTKP mereka berdua pada akhir tahun toh tetap sama dengan menjomblo, cuma sekarang bisa ditotal berdua sebesar RP 31.680.000,-. Gajinya juga terima sama percis waktu masih jadi jomblo. Kalo menikah tengah tahun bagaimana? ya juga sama – podho wae. Jadi kapan waktu nikah yang tepat?

Buat kita laki-laki, terutama yang akan menikah kapan waktu yang paling tepat? Jika merunut bukunya Prof . Karayan dan menurut gw, maka menikah yang paling tepat secara finansial, walaupun belum tentu tepat menurut primbon dan feng shui -kebetulan gw juga ga percaya dua buku ini, adalah tanggal 31 Desember. Karena apa? Karena PTKP kedua mempelai berubah menjadi Rp Rp. 33.000.000, ada tambahan sebesar Rp. 1.320.000,-. Hal ini juga berarti, mulai Januari tahun berikutnya, gaji akan bertambah.

Mungkin buat beberapa orang angka Rp. 1.320.000,- tidak berarti apa-apa, tapi buat yang pendapatannya masih rendah, angka 1.320.000 bisa sangat berarti. Bisa buat cicilan motor selama 2,5 bulan, atau bisa buat mas kawin kalung 4-5 gram!

Jadi? Sayang, maukah kau menikah denganku tanggal 31 Desember nanti?

NB. Ini hanya banyolan, mohon jangan diambil ke dalam hati. Mohon maaf bila telah menyinggung. Sesungguhnya jodoh, rizqi dan maut semua sudah diatur oleh Alloh SWT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s