Kabayan dan Kuntilanak


Suatu hari kabayan berniat pulang ke rumah setelah seharian bekerja mengayuh becak di kota. Karena saking banyaknya penumpang hari itu, dia yang biasanya pulang jam 9 malam, terpaksa harus pulang jam 1 pagi, itupun setelah menolak beberapa penumpang. Kebetulan rumah si Kabayan bisa dilewati dari dua arah. Pertama jalan biasa yang lebih jauh memutari kampung, ato jalan pintas melewati kuburan. Akhirnya karena saking mengantuknya dia memilih jalan melintasi kuburan, dengan tidak menghiraukan peringatan dari teman-temannya.

Ketika melewati kuburan, dari kejauhan dia melihat ada wanita melambai-lambaikan tangannya seolah-olah memanggil becak. Kabayan tidak menaruh curiga, dan langsung mendekati perempuan berbaju putih tersebut. Ketika didekati semakin dekat dan semakin dekat dia baru menyadari…ternyata yang didekati bukan perempuan biasa…melainkan kuntilanak. Seketika itu juga dia langsung lari terbirit-birit meninggalkan becaknya sambil berteriak….”Setaaaaaaann

n….Setaaaaaaaannn…Setaaaaaannn!!!”. Rupanya teriakan kerasnya membangunkan seluruh penghuni alam gaib di kuburan itu….serta merta muncul pocong yang berteriak….”Oiiii!!! Bisa diam gag sih!?”…si Kabayan hanya berteriak…”Toloooong, ada setaaaaan”…lalu muncul si kuntilanak dengan kalem menjawab…”eh.. biarin gw setan…daripada lu, tukang becak!”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s